Pages

Tampilkan postingan dengan label Dunia Aksara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Aksara. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Desember 2012

Kedewasaan Seseorang

Posted by Unknown Sabtu, Desember 15, 2012, under , | No comments


"Kedewasaan manusia itu sama, adalah kebiasaan mereka yang membuat kedewasaan mereka berbeda." (Confucius)


Usia tak selalu berbanding lurus dengan sifat dewasa. Ada yang bilang, usia hanyalah angka-angka. Dengan beraga
m definisinya, pemilik sifat dewasa layak dicinta. Dalam kehidupan nyata, kekerapan seseorang bertindak dengan suatu cara, membuat sebuah sifat dinisbatkan padanya. Sebab ia telah terbiasa.

Kedewasaan adalah dambaan. Kedewasaan adalah panutan. Kedewasaan lebih dekat dengan Tuhan. Sebab kedewasaan adalah bagian dari pencerahan yang dapat membahagiakan, baik untuk diri sendiri maupun untuk banyak kalangan.

Senin, 26 November 2012

Cermin Yang Terlupakan

Posted by Unknown Senin, November 26, 2012, under ,, | No comments




Pada suatu ketika, sepasang suami istri, katakanlah nama mereka Smith, mengadakan 'garage sale' untuk menjual barang-barang bekas yang tidak mereka butuhkan lagi. Suami istri ini sudah setengah baya, dan anak-anak mereka telah meninggalkan rumah untuk hidup mandiri.

Sekarang waktunya untuk membenahi rumah, dan menjual barang-barang yang tidak dibutuhkan lagi.

Saat mengumpulkan barang-barang yang akan dijual, mereka menemukan benda-benda yang sudah sedemikian lama tersimpan di gudang. Salah satu di antaranya adalah sebuah cermin yang mereka dapatkan sebagai hadiah pernikahan mereka, dua puluh tahun yang lampau.

Sejak pertama kali diperoleh, cermin itu sama sekali tidak pernah digunakan. Bingkainya yang berwarna biru aqua membuat cermin itu tampak buruk, dan tidak cocok untuk diletakkan di ruangan mana pun di rumah mereka. Namun karena tidak ingin menyakiti orang yang menghadiahkannya, cermin itu tidak mereka kembalikan.

Demikianlah, cermin itu teronggok di loteng. Setelah dua puluh tahun berlalu, mereka berpikir orang yang memberikannya tentu sudah lupa dengan cermin itu. Maka mereka mengeluarkannya dari gudang, dan meletakkannya bersama dengan barang lain untuk dijual keesokan hari.

Garage sale mereka ternyata mendapat banyak peminat. Halaman rumah mereka penuh oleh orang-orang yang datang untuk melihat barang bekas yang mereka jual. Satu per satu barang bekas itu mulai terjual. Perabot rumah tangga, buku-buku, pakaian, alat berkebun, mainan anak-anak, bahkan radio tua yang sudah tidak berfungsi pun masih ada yang membeli.

Seorang lelaki menghampiri Mrs. Smith. "Berapa harga cermin itu?" katanya sambil menunjuk cermin tak terpakai tadi. Mrs. Smith tercengang. "Wah, saya sendiri tidak berharap akan menjual cermin itu. Apakah Anda sungguh ingin membelinya?" katanya.
"Ya, tentu saja. Kondisinya masih sangat bagus." jawab pria itu. Mrs. Smith tidak tahu berapa harga yang pantas untuk cermin jelek itu. Meskipun sangat mulus, namun baginya cermin itu tetaplah jelek dan tidak berharga.

Setelah berpikir sejenak, Mrs. Smith berkata, "Hmm ... anda bisa membeli cermin itu untuk satu dolar."
Dengan wajah berseri-seri, pria tadi mengeluarkan dompetnya, menarik selembar uang satu dolar dan memberikannya kepada Mrs. Smith.

"Terima kasih," kata Mrs. Smith, "Sekarang cermin itu jadi milik Anda. Apakah perlu dibungkus?"
"Oh, jika boleh, saya ingin memeriksanya sebelum saya bawa pulang." jawab si pembeli..

Mrs. Smith memberikan ijinnya, dan pria itu bergegas mengambil cerminnya dan meletakkannya di atas meja di depan Mrs. Smith. Dia mulai mengupas pinggiran bingkai cermin itu. Dengan satu tarikan dia melepaskan lapisan pelindungnya dan muncullah warna keemasan dari baliknya.

Bingkai cermin itu ternyata bercat emas yang sangat indah, dan warna biru aqua yang selama ini menutupinya hanyalah warna dari lapisan pelindung bingkai itu!

"Ya, tepat seperti yang saya duga! Terima kasih!" sorak pria itu dengan gembira. Mrs. Smith tidak bisa
berkata-kata menyaksikan cermin indah itu dibawa pergi oleh pemilik barunya, untuk mendapatkan tempat yang lebih pantas daripada loteng rumah yang sempit dan berdebu.

Kisah ini menggambarkan bagaimana kita melihat hidup kita. Terkadang kita merasa hidup kita membosankan, tidak seindah yang kita inginkan. Kita melihat hidup kita berupa rangkaian rutinitas yang harus kita jalani. Bangun pagi, pergi bekerja, pulang sore, tidur, bangun pagi, pergi bekerja, pulang sore, tidur. Itu saja yang kita jalani setiap hari.

Sama halnya dengan Mr. dan Mrs. Smith yang hanya melihat plastik pelapis dari bingkai cermin mereka, sehingga mereka merasa cermin itu jelek dan tidak cocok di gantung di dinding. Padahal di balik lapisan itu, ada warna emas yang indah.

Padahal di balik rutinitas hidup kita, ada banyak hal yang dapat memperkaya hidup kita.

Setiap saat yang kita lewati, hanya bisa kita alami satu kali seumur hidup kita. Setiap detik yang kita jalani, hanya berlaku satu kali dalam hidup kita. Setiap detik adalah pemberian baru dari Tuhan untuk kita.

Akankah kita menyia-nyiakannya dengan terpaku pada rutinitas?

Akankah kita membiarkan waktu berlalu dengan merasa hidup kita tidak seperti yang kita inginkan?

Setelah dua puluh tahun, dan setelah terlambat, barulah Mrs. Smith menyadari nilai sesungguhnya dari cermin tersebut. Inginkah kita menyadari keindahan hidup kita setelah segalanya terlambat? Tentu tidak.

Sebab itu, marilah kita mulai mengikis pandangan kita bahwa hidup hanyalah rutinitas belaka. Mari kita mulai mengelupas rutinitas tersebut dan menemukan nilai sesungguhnya dari hidup kita.

Marilah kita mulai menjelajah hidup kita, menemukan hal-hal baru, belajar lebih banyak, mengenal orang lebih baik.

Mari kita melakukan sesuatu yang baru.

Mari kita membuat perbedaan!

Makna 7 Kata darimu

Posted by Unknown Senin, November 26, 2012, under ,,, | No comments


Aku tahu, aku berbeda dari anak-anak lain. Dan aku amat membencinya. Ketika aku mulai bersekolah, teman-teman selalu mengejekku, maka aku semakin tahu perbedaan diriku. Aku dilahirkan dengan cacat. Langit-langit mulutku terbelah.Ya, aku adalah seorang gadis kecil dengan bibir sumbing, hidung bengkok, gigi yang tak rata. Bila berbicara suaraku sumbang, sengau dan kacau. Bahkan aku tak bisa meniup balon bila tak kupejet hidungku erat-erat.

Jika aku minum menggunakan sedotan, air akan mengucur begitu saja lewat hidungku.
Bila ada teman sekolahku bertanya, “Bibirmu itu kenapa?” Aku katakan bahwa ketika bayi aku terjatuh dan sebilah pecahan beling telah membelah bibirku.
Sepertinya aku lebih suka alasan ini daripada mengatakan bahwa aku cacat semenjak lahir. Saat berusia tujuh tahun aku yakin tidak ada orang selain keluargaku yang mencintai aku. Bahkan tidak ada yang mau menyukaiku.
Saat itu aku naik ke kelas dua dan bertemu dengan bu Leonard.Aku tak tahu apa nama lengkapnya. Aku hanya memanggilnya bu Leonard. Beliau berparas bundar, cantik dan selalu harum. Tangannya gemuk. Rambutnya coklat keperakan. Matanya hitam lembut yang senantiasa tampak tersenyum meski bibirnya tidak. Setiap anak menyukainya. Tetapi tak ada yang menyintainya lebih daripada aku. Dan aku punya alasan tersendiri untuk itu.

Pada suatu ketika sekolah melakukan test kemampuan pendengaran; yaitu mendengar kata yang dibisikkan dengan satu telinga ditutup bergantian. Terus terang sulit bagiku untuk mendengar suara-suara dengan satu telinga. Tidak ada orang yang tahu akan cacatku yang satu ini. Aku tak mau gagal pada test ini lalu menjadi satu-satunya anak dengan segala cacat di sekujur tubuhnya.
Maka aku mencari akal untuk menyusun rencana curang.
Aku perhatikan setiap murid yang ditest. Test berlangsung demikian: setiap murid diminta berjalan ke pintu kelas, membalikkan tubuh, menutup satu telinganya dengan jari, kemudian bu guru akan membisikkan sesuatu dari meja tulisnya. Lalu murid diminta untuk mengulangi perkataan bu guru. Hal yang sama dilakukan pada telinga yang satunya. Aku menyadari ternyata tak ada seorang pun yang mengawasi apakah telinga itu ditutup dengan rapat atau tidak. Kalau begitu aku akan berpura-pura saja menutup telingaku. Selain itu aku tahu dari cerita murid-murid yang lain bu guru biasanya membisikkan kata-kata seperti, “Langit itu biru” atau “Apakah kau punya sepatu baru?”.
Kini tiba pada giliran terakhir; giliranku. Aku berjalan ke luar kelas, membalikkan tubuh lalu menutup telingaku yang cacat itu dengan kuat tetapi kemudian perlahan-lahan merenggangkannya sehingga aku bisa mendengar kata-kata yang dibisikkan oleh bu guru. Aku menunggu dengan berdebar-debar kata-kata apa yang akan dibisikkan oleh bu Leonard. Dan bu Leonard, bu guru yang cantik dan harum, bu guru yang aku cintai itu, membisikkan tujuh buah kata yang telah mengubah hidupku selamanya. Ia berbisik dengan lembut, “Maukah kau jadi putriku, wahai gadis manis?” Tanpa sadar aku berbalik, berlari, memeluk bu Leonard erat-erat, dan membiarkan seluruh air mataku tumpah di tubuhnya.

Success is just so simple

Posted by Unknown Senin, November 26, 2012, under ,, | No comments


Tuhan yang Maha Baik memberi kita ikan,
tetapi kita harus mengail untuk mendapatkannya.
Demikian juga Jika kamu terus menunggu waktu yang tepat,
Mungkin kamu tidak akan pernah mulai.
Mulailah sekarang... Mulailah di mana kamu berada sekarang dengan apa adanya.
Jangan pernah pikirkan kenapa kita memilih seseorang untuk dicintai,
tapi sadarilah bahwa cintalah yang memilih kita untuk mencintainya.

Perkawinan memang memiliki banyak kesusahan,
tetapi kehidupan lajang tidak memiliki kesenangan.
Buka mata kamu lebar-lebar sebelum menikah,
dan biarkan mata kamu setengah terpejam sesudahnya.
Menikahi wanita atau pria karena kecantikannya atau ketampanannya
sama seperti membeli rumah karena lapisan catnya.

Harta milik yang paling berharga bagi seorang pria di dunia ini adalah.. hati seorang wanita.
Begitu juga Persahabatan, persahabatan adalah 1 jiwa dalam 2 raga Persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kita kehilanganNya.
Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu didalam hatiMu
dan akan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya.
Sahabat adalah tangan Tuhan untuk menjaga Kita.
Rasa hormat tidak selalu membawa kepada persahabatan,
tapi Jangan pernah menyesal untuk bertemu dengan orang lain...
tapi menyesal-lah jika orang itu menyesal bertemu dengan kamu.

Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran.
Dialah hiasan dikala kamu senang dan perisai diwaktu kamu susah.
Namun kamu tidak akan pernah memiliki seorang teman,
jika kamu mengharapkan seseorang tanpa kesalahan.
Karena semua manusia itu baik kalau kamu bisa melihat kebaikannya
dan menyenangkan kalau kamu bisa melihat keunikannya
tapi semua manusia itu akan buruk dan membosankan
kalau kamu tidak bisa melihat keduanya.
Begitu juga Kebijakan, Kebijakan itu seperti cairan,
kegunaannya terletak pada penerapan yang benar,
orang pintar bisa gagal karena ia memikirkan terlalu banyak hal,
sedangkan orang bodoh sering kali berhasil dengan melakukan tindakan tepat.

Dan Kebijakan sejati tidak datang dari pikiran kita saja,
tetapi juga berdasarkan pada perasaan dan fakta.
Tak seorang pun sempurna.
Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak.
Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti salah.
Apa yang berada di belakang kita dan apa yang berada di depan kita
adalah perkara kecil berbanding dengan apa yang berada di dalam kita.
Kamu tak bisa mengubah masa lalu....
tetapi dapat menghancurkan masa kini dengan mengkhawatirkan masa depan.
Bila Kamu mengisi hati kamu...
dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan,
Kamu tak memiliki hari ini untuk kamu syukuri.
Jika kamu berpikir tentang hari kemarin tanpa rasa penyesalan dan hari esok tanpa rasa takut,
berarti kamu sudah berada di jalan yang benar menuju sukses

:))Keep Smiling & GBU!

17 Hal yang harus diingat

Posted by Unknown Senin, November 26, 2012, under ,, | 1 comment


1. Jika sudah terjadi masalah, tdk harus dihindari (bingung), tapi HARUS DIHADAPI dengan tenang (dipikirkan jalan keluarnya) dan pasti selesai/ ada jalan keluarnya.
2. Menghadapi semua hal, tdk boleh berpikir negatif, seperti: "saya pasti tdk mampu", "saya tdk bisa", dan seterusnya. Tapi selalu berpikir positif, seperti: "saya bisa, pasti ada jalan keluarnya" dan lain lain.
3. Sudah dan senang semuanya tergantung pikiran saja!! ( Pikiran adalah pelopor!!). Jadi jaga pikiran kita baik - baik. Jangan pikir yang jelek/negatif. Selalu berpikir yang positif (baik).

4. Segala kesulitan/kesusahan akan berakhir. sebesar apapun masalahnya akan selesai juga dengan berjalannya waktu. Seperti pepatah mengatakan : TIDAK ADA PESTA YANG TIDAK BERAKHIR.

5. Orang yg sukses 85% ditentukan dari sikap/prilaku, 15% baru ditentukan ketrampilan. Jadi sikap kita dalam hidup ini sangat penting.

6. Segala sesuatu berubah (anicca). Kita tdk perlu susah. Misalnya : sekarang susahnya, selanjutnya pasti berubah menjadi senang. sekarang ada orang yang tdk senang pada kita, suatu saat nanti akan baik juga.

7. Hukum karma, berarti berbuat baik akan mendapat hasil baik dan sebaliknya, seperti tanam padi, pasti panen padi. Ingat!! Usahakan setiap saat selalu berbuat (tanam) kebaikan agar mendapatkan (panen) kebaikan. Jgn melakukan kejahatan. Dan jgn berharap mendapat balasan dari perbuatan baik kita!!!

8. Kesehatan asalah paling nomor satu (berhaga). Jaga kesehatan kita dengan olahraga, istirahat yang cukup dan jangan makan sembarangan.
9. Hidup ini penuh dengan masalah/persoalan/penderitaan. Jadi kita sdh tahu TIDAK MUNGKIN SELALU LANCAR/TENANG. Siapkan mental, tabah, sabar dan tenaga untuk menghadapinya. itulah kenyataan hidup yang harus dihadapi oleh setiap manusia.

10. Masa depan seseorang sangat tergantung pada sikap dan buku buku yang dibaca. Jadi membaca sangat penting dan menentukan masa depan seseorang.

11. Jangan membicarakan kejelekan orang lain, karena kita akan dinilai jelek
oleh orang yg mendengarkannya.

12. Pergaulan sangat penting dan merupakan salah satu kunci sukses. Boleh bergaul dengan orang jahat maupun baik asal kita HARUS TAHU DIRI/JANGAN TERPENGARUH LINGKUNGAN. Lebih baik lagi apabila kita bisa menuntun yang jahat ke jalan yang benar.

13. Budi orang tua, tidak dapat dibayar dengan apapun juga. begitu juga dengan
budi orang2 yang telah membantu kita.

14. Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi jangan minder dengan kekurangan kita. dan jangan iri dengan kelebihan orang. HARGAILAH DIRIMU APA ADANYA!!!\

15. JANGAN MEMPERTENTANGKAN (MEMPERDEBATKAN) hal hal kecil yang tdk berguna
dengan siapapun juga.
16. Kunci sukses dlm hidup ini, selalu bersemangat, berusaha, disiplin, sabar, bekerja keras, rajin berdoa/sembahyang, banyak berbuat baik serta tdk blh berputus asa.

17. Jangan Menilai orang dari Harta(kekayaan), penampilan ataupun kondisi
fisik. Semua orang itu SAMA!!!

Jumat, 23 November 2012

Titik Hitam Dalam Kehidupan

Posted by Unknown Jumat, November 23, 2012, under ,, | No comments


Bertahun-tahun yang lalu hingga sekitar beberapa bulan yang lalu, terus terang saya menjadi seorang yang merasa kehidupan dunia ini da
tar-datar saja, tidak ada yang istimewa dan layak disyukuri. Bagi saya saat tidurlah suatu kebahagiaan terindah. Entahlah, saya begitu menyesal atas apa yang saya miliki, istri, pekerjaan, kehidupan, kemampuan serta fisik yang saya miliki sepertinya tidak sesuai harapan. Saya selalu merasa menjadi orang yang KEKURANGAN di dunia ini. Semakin kuat saya berusaha untuk merubah keadaan, yang saya terima adalah semakin banyak kekecewaan. Saya tidak tahu harus memulai dari mana, hingga suatu saat seorang sahabat memberikan suatu nasehat yang sungguh luar biasa dan memberikan suatu gambaran utuh tentang sebuah arti syukur dalam kehidupan. Di suatu tempat aku dan sahabatku berbincang-bincang:

Ya...aku mengerti apa yang kau alami, tidak hanya kamu akupun sendiri pernah mengalami dan mungkin banyak orang lainnya, sekarang aku akan ambil satu kertas putih kosong dan aku tunjukkan padamu, apa yang kamu lihat? ucap sahabatku.

Aku tidak melihat apa-apa semuanya putih, jawabku lirih.

Sambil mengambil spidol hitam dan membuat satu titik di tengah kertasnya, sahabatku berkata "Nah..sekarang aku telah beri sebuah titik hitam di atas kertas itu, sekarang gambar apa yang kamu lihat?".

"Aku melihat satu titik hitam," jawabku cepat.

"Pastikan lagi!" timpal sahabatku.

"Titik hitam", jawabku dengan yakin.

"Sekarang aku tahu penyebab masalahmu. Kenapa engkau hanya melihat satu titik hitam saja dari kertas tadi? Cobalah rubah sudut pandangmu, menurutku yang kulihat bukan titik hitam tapi tetap sebuah kertas putih meski ada satu noda di dalamnya, aku melihat lebih banyak warna putih dari kertas tersebut sedangkan kenapa engkau hanya melihat hitamnya saja dan itu pun hanya setitik?" Jawab Sahabatku dengan lantang.

"Sekarang mengertikah kamu ? Dalam hidup, bahagia atau tidaknya hidupmu tergantung dari sudut pandangmu memandang hidup itu sendiri, jika engkau selalu melihat titik hitam tadi yang bisa diartikan kekecewaan, kekurangan dan keburukan dalam hidup maka hal-hal itulah yang akan selalu hinggap dan menemani dalam hidupmu".

"Cobalah fahami, bukankah di sekelilingmu penuh dengan warna putih, yang artinya begitu banyak anugerah yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kamu, kamu masih bisa melihat, mendengar, membaca, berjalan, fisik yang utuh dan sehat, anak yang lucu-lucu dan begitu banyak kebaikan dari istrimu daripada kekurangannya, berapa banyak suami-suami yang kehilangan istrinya? Juga begitu banyak kebaikan dari pekerjaanmu dilain sisi banyak orang yang antri dan menderita karena mencari pekerjaan. Begitu banyak orang yang lebih miskin bahkan lebih kekurangan daripada kamu, kamu masih memiliki rumah untuk berteduh, aset sebagai simpananmu di hari tua, tabungan asuransi dan teman-teman yang baik yang selalu mendukungmu. Kenapa engkau selalu melihat sebuah titik hitam saja dalam hidupmu?" dan juga.....

Itulah kamu, betapa mudahnya melihat keburukan orang lain, padahal begitu banyak hal baik yang telah diberikan orang lain kepada kamu.

Itulah kamu, betapa mudahnya melihat kesalahan dan kekurangan orang lain, sedangkan kamu lupa kelemahan dan kekurangan diri kamu.

Itulah kamu, betapa mudahnya kamu menyalahkan dan mengingkari-Nya atas kesusahan hidupmu, padahal begitu besar anugerah dan karunia yang telah diberikan oleh-Nya dalam hidupmu.

Itulah kamu betapa mudahnya menyesali hidup kamu padahal banyak kebahagiaan telah diciptakan untuk kamu dan menanti kamu.

"Mengapa kamu hanya melihat satu titik hitam pada kertas ini? PADAHAL SEBAGIAN KERTAS INI BERWARNA PUTIH ? Sekarang mengertikah engkau?" Ucap sahabatku sambil pergi (entah kemana.)

"Ya aku mengerti," ucapku lirih.

Kertas itu aku ambil, aku buatkan satu pigura indah dan aku gantung di dinding rumahku. Bukan untuk SESEMBAHAN bagiku tapi sebagai PENGINGAT dikala lupa,..lupa. ..bahwa begitu banyak warna putih di hidupku daripada sebuah titik hitam. Sejak itu aku mencintai HIDUP ini. Bisa Hidup adalah suatu anugerah yang paling besar yang diberikan kepada kita oleh Perekayasa Agung. Aku tidak akan menyia-nyiakannya.

Keseimbangan Hidup

Posted by Unknown Jumat, November 23, 2012, under ,,, | No comments


Dikisahkan, suatu hari ada seorang anak muda yang tengah menanjak karirnya tapi merasa hidupnya tidak bahagia. Istrinya sering mengomel karena
merasa keluarga tidak lagi mendapat waktu dan perhatian yang cukup dari si suami. Orang tua dan keluarga besar, bahkan menganggapnya sombong dan tidak lagi peduli kepada keluarga besar. Tuntutan pekerjaan membuatnya kehilangan waktu untuk keluarga, teman-teman lama, bahkan saat merenung bagi dirinya sendiri.

Hingga suatu hari, karena ada masalah, si pemuda harus mendatangi salah seorang petinggi perusahaan di rumahnya. Setibanya di sana, dia sempat terpukau saat melewati taman yang tertata rapi dan begitu indah.

"Hai anak muda. Tunggulah di dalam. Masih ada beberapa hal yang harus Bapak selesaikan," seru tuan rumah. Bukannya masuk, si pemuda menghampiri dan bertanya, "Maaf, Pak. Bagaimana Bapak bisa merawat taman yang begitu indah sambil tetap bekerja dan bisa membuat keputusan-keputusan hebat di perusahaan kita?"

Tanpa mengalihkan perhatian dari pekerjaan yang sedang dikerjakan, si bapak menjawab ramah, "Anak muda, mau lihat keindahan yang lain? Kamu boleh kelilingi rumah ini. Tetapi, sambil berkeliling, bawalah mangkok susu ini. Jangan tumpah ya. Setelah itu kembalilah kemari"

Dengan sedikit heran, namun senang hati, diikutinya perintah itu. Tak lama kemudian, dia kembali dengan lega karena mangkok susu tidak tumpah sedikit pun. Si bapak bertanya, "Anak muda. Kamu sudah lihat koleksi batu-batuanku? Atau bertemu dengan burung kesayanganku?"

Sambil tersipu malu, si pemuda menjawab, "Maaf Pak, saya belum melihat apa pun karena konsentrasi saya pada mangkok susu ini. Baiklah, saya akan pergi melihatnya."

Saat kembali lagi dari mengelilingi rumah, dengan nada gembira dan kagum dia berkata, "Rumah Bapak sungguh indah sekali, asri, dan nyaman." tanpa diminta, dia menceritakan apa saja yang telah dilihatnya. Si Bapak mendengar sambil tersenyum puas sambil mata tuanya melirik susu di dalam mangkok yang hampir habis.

Menyadari lirikan si bapak ke arah mangkoknya, si pemuda berkata, "Maaf Pak, keasyikan menikmati indahnya rumah Bapak, susunya tumpah semua"

"Hahaha! Anak muda. Apa yang kita pelajari hari ini? Jika susu di mangkok itu utuh, maka rumahku yang indah tidak tampak olehmu. Jika rumahku terlihat indah di matamu, maka susunya tumpah semua. Sama seperti itulah kehidupan, harus seimbang. Seimbang menjaga agar susu tidak tumpah sekaligus rumah ini juga indah di matamu. Seimbang membagi waktu untuk pekerjaan dan keluarga. Semua kembali ke kita, bagaimana membagi dan memanfaatkannya. Jika kita mampu menyeimbangkan dengan bijak, maka pasti kehidupan kita akan harmonis"

Seketika itu si pemuda tersenyum gembira, "Terima kasih, Pak. Tidak diduga saya telah menemukan jawaban kegelisahan saya selama ini. Sekarang saya tahu, kenapa orang-orang menjuluki Bapak sebagai orang yang bijak dan baik hati"

Jumat, 16 November 2012

Hargailah Cinta Karena Itu Anugerahmu

Posted by Unknown Jumat, November 16, 2012, under , | No comments


Kadangkala cinta itu tidak harus diungkapkan dengan kata-kata. Adakalanya cinta itu tumbuh di hati seseorang, malahan orang tersebut menyimpannya dalam-dalam.

Hal itu ia lakukan tak lain demi menjaga kesucian sebuah cinta itu sendiri.

Cinta itu memang murni, tak seorang pun yang bisa menentang jika cinta itu datang.

Cinta tidak memandang usia, status dan keadaan. Cinta juga tidak menuntut harus memiliki.

Seseorang yang merasakan cinta akan senang apabila ia bisa selalu bertemu dengan orang yang dicintai.

Cinta adalah anugerah Tuhan yang perlu disyukuri. dunia tidak akan menjadi lebih indah jika tidak ada ruang untuk cinta.

Mencintai dan dicintai meski kadangkala hubungan kita dengan pasangan menyebabkan stress. yang terjadi justru sebaliknya, tanpa cinta, Stres kita akan berkali lipat.

Cinta adalah dorongan yang lebih kuat daripada apapun. Cinta tidak kasat mata tidak dapat dilihat atau diukur tetapi cukup kuat untuk mengubah Anda dalam sekejap.

Cinta tidak buta justru sebaliknya orang yang mengalaminya yang buta karena dia salah menempatkan cinta ditempat yang salah.

Mencintai adalah sesuatu yang indah yang telah dianugrahkan
Tuhan di dalam kehidupan kita. mekipun disaat kita mencintai seseorang namun balasan yang kita dapat adalah sebuah rasa sakit.

Jangan menyerah atau dendam karena cinta yang kamu miliki adalah cinta yang tulus cinta akan sangat berharga bila kita memberinya kepada orang yang menghargai akan cinta kita Janganlah engkau mencintai seperti air hujan yang akan dapat mereda sewaktu-waktu tapi hendaklah engkau mencintai seperti aliran air sungai yang membutuhkan waktu yang lama untuk menyurutkannya.

Mencintai bukan berarti memiliki tetapi alangkah indahnya kalau kita dapat melakukan sesuatu yang berkesan untuk orang yang kita cintai cinta adalah anugerah yang diberikan oleh yang maha kuasa kepada setiap insan yang saling menyayangi.

Cinta tak dapat dipaksakan tetapi cinta dapat dirasakan. cinta memang indah tapi tidak semua yang indah itu adalah cinta.

Mungkin awal dari cinta adalah kebahagiaan dan keindahan tapi semua itu diakhiri dengan kesedihan dan penderitaan. jatuh cinta itu mudah tetapi untuk melupakan cinta itu sangat sulit.

Kamis, 15 November 2012

Keikhlasan Dibalas Keindahan

Posted by Unknown Kamis, November 15, 2012, under ,, | No comments




Cuaca hari ini sangat panas. Mbah Sarno terus mengayuh sepeda tuanya menyisir jalan perumahan Condong Catur demi menyambung hidup. Mbah Sarno sudah puluhan tahun berprofesi sebagai tukang sol sepatu keliling. Jika orang lain mungkin berfikir, “Mau nonton apa saya malam ini?” Mbah Sarno cuma bisa berfikir “saya bisa makan atau nggak malam ini?”

Di tengah cuaca panas seperti ini pun terasa sangat sulit baginya untuk mendapatkan pelanggan. Bagi Mbah Sarno, setiap hari adalah hari kerja. Di mana ada peluang untuk menghasilkan rupiah, di situ dia akan terus berusaha. Hebatnya, beliau adalah orang yang sangat jujur. Meskipun miskin, tak pernah sekalipun ia mengambil hak orang lain.

Jam 11, saat tiba di depan sebuah rumah mewah di ujung gang, dia pun akhirnya mendapat pelanggan pertamanya hari ini. Seorang pemuda usia 20 tahunan, terlihat sangat terburu-buru. Ketika Mbah Sarno menambal sepatunya yang bolong, ia terus menerus melihat jam. Karena pekerjaan ini sudah digelutinya bertahun-tahun,dalam waktu singkat pun ia berhasil menyelesaikan pekerjaannya.

“Wah, cepat sekali. Berapa Pak?”

“5000 Rupiah, Mas.”

Sang pemuda pun mengeluarkan uang seratus ribuan dari dompetnya. Mbah Sarno jelas kaget dan tentu ia tidak punya uang kembalian sama sekali apalagi sang pemuda ini adalah pelanggan pertamanya hari ini.

“Wah, Mas gak ada uang pas ya?”

“Nggak ada Pak, uang saya tinggal selembar ini, belum dipecah Pak.”

“Maaf Mas, saya nggak punya uang kembalian.”

“Waduh, repot juga kalo gitu. Ya sudah saya cari dulu sebentar Pak, ke warung depan.”

“Udah Mas nggak usah repot-repot. Mas bawa dulu saja. Saya perhatikan mas lagi buru-buru. Lain waktu saja Mas, kalau kita ketemu lagi.”

“Oh, syukurlah kalo gitu. Ya sudah makasih ya, Pak.”

Jam demi jam berlalu dan tampaknya ini hari yang tidak menguntungkan bagi Mbah Sarno. Dia cuma mendapatkan 1 pelanggan dan itupun belum membayar. Ia terus menanamkan dalam hatinya, “Ikhlas. Insya Allah akan dapat gantinya.”

Waktu menunjukkan pukul 3 lebih, ia pun menyempatkan diri shalat Ashar di masjid depan lapangan bola sekolah. Selesai shalat ia berdoa.

“Ya Allah, izinkan aku mencicipi secuil rezekimu hari ini. Hari ini aku akan terus berusaha, selebihnya adalah kehendak-Mu.”

Selesai berdoa panjang, ia pun bangkit untuk melanjutkan pekerjaannya. Saat ia akan menuju sepedanya, ia kaget karena pemuda yang tadi siang menjadi pelanggannya telah menunggu di samping sepedanya.

“Wah, kebetulan kita ketemu di sini, Pak. Ini bayaran yang tadi siang Pak.”

Kali ini pemuda tadi tetap mengeluarkan uang seratus ribuan. Tidak hanya selembar, tapi 5 lembar.

“Loh, loh mas? Ini mas belum mecahin uang ya? Maaf mas saya masih belum punya kembalian. Ini juga kok 5 lembar mas. Ini nggak salah ngambil mas?”

“Sudah Pak, terima saja. Kembaliannya, sudah saya terima tadi, Pak. Hari ini saya tes wawancara. Telat 5 menit saja saya sudah gagal Pak. Untung Bapak membiarkan saya pergi dulu. Insya Allah minggu depan saya berangkat ke Prancis, Pak. Saya mohon doanya, Pak.”

“Tapi ini terlalu banyak, Mas.”

“Saya bayar sol sepatu cuma Rp 5000 Pak. Sisanya untuk membayar kesuksesan saya hari ini dan keikhlasan Bapak hari ini.”

Tuhan punya cara tersendiri dalam menolong hamba-hamba-Nya yang mau berusaha dalam kesulitannya. Dan kita tidak akan pernah tahu kapan pertolongan itu tiba.

Sahabat Dunia Aksara...
Keikhlasan akan dibalas dengan keindahan. Kesuksesan akan menyertai keikhlasan dan rasa syukur.

Minggu, 04 November 2012

Selalu Ada Harapan

Posted by Unknown Minggu, November 04, 2012, under ,, | No comments


Ada tempat di dunia ini yang tidak terbuat dari batu. Sesuatu dalam diri kita yang tidak bisa mereka dapatkan,tidak bisa mereka sentuh. Ia adalah harapan.
--The Shawshank Redemptions

Harapan itu seperti sebatang lilin yang menyala. Jika satu saja dihidupkan, ia akan menerangi sebuah ruangan yang gelap. Jika satu saja dihidupkan, ia akan dapat menyalakan lilin-lilin lainnya. Ketika lilin pengharapan masih ada, lilin yang lain pun bisa dihidupkan.

Ketika kita mengalami kesulitan, ketika kenyataan yang ada begitu pahit, ketika hidup begitu kelam, ketika masalah terus saja datang, merenunglah. Renungkan mengapa kita mengalami kesulitan. Renungkan mengapa kenyataan terasa pahit. Renungkan mengapa hidup terasa kelam. Renungkan mengapa Tuhan memberikan kita masalah. Renungkan apa yang kita miliki hingga saat ini.

Kesulitan adalah cara Tuhan untuk membuat kita menjadi lebih kuat, lebih dekat dengan-Nya, bukan lebih jauh. Berharaplah dan yakinlah. Kenyataan yang pahit itu ada karena kita mengambil buah yang salah. Buang buah itu, dan cari buah yang lain, pasti akan ada yang manis. Berharaplah dan yakinlah. Hidup terasa kelam karena kita tidak mau melihat sisi terangnya. Ingatlah bahwa bulan dan bintang diciptakan untuk menyinari malam. Selalu ada cahaya dalam setiap kegelapan. Berharaplah dan yakinlah. Masalah yang terus datang adalah sebuah ujian dari Tuhan, yang akan membuat kita naik kelas jika kita mampu melaluinya. Tuhan tahu yang terbaik untuk kita dan tidak pernah memberikan masalah yang tidak dapat ditanggung oleh umat-Nya. Berharaplah dan yakinlah.

Selalu ada harapan biarpun hanya segaris. Karena dengan harapan, akan ada segaris...segaris...dan segaris lagi. Ya. Di mana ada harapan, di situ ada kehidupan.

HATIKU MENYAPA DENGAN CINTA

Posted by Unknown Minggu, November 04, 2012, under ,, | No comments


Kabut membawa rasa cinta sebening embun
Tatkala janji menjalin kasih ditawarkan
Hatiku menyapa dengan cinta
Malam tak mampu memutuskan kisah
Tentang perjalanan hidupku menembus ruang waktu
Aku berjalan dengan cinta
Dan memberi banyak waktu untuk cinta
Jawaban hatiku adalah aku bisa
Aku bisa berjalan sendiri dengan nurani cinta

Semua rasaku seakan telah berubah
Namun penuh senyum dan tawa bahagia
Air mata haru mewarnai tembang temu
Dua insan yang mencari jejak kenangan
Dalam tarikan rasa saling merindu
Bidikan rasa cerita cinta
Yang akan meniti cerita panjang
Menebar aroma wangi seribu bunga surgawi

Gemersik dedaunan kering ditiup angin
Terdengar bagai gemerincing rebana
Tak ada keluhan alam
Tak ada gundah dan tawar hati

Bahagia hati dua insan yang berbalut rindu tercurah
Suka cita, hati berpaut menyatukan rasa
Jemari cinta berpadu erat, itulah cinta..
Aluran jiwa yang mengalirkan gelora di dada
Cinta membuka pintu hati,
Kasihnya membelai, lekat di kebersamaan

Cinta ini akan terus ada
Lebih dari waktu yang akan berlalu
Aku akan tetap memanggil rembulan sebagai saksi malam
Membelai dengan rasa sayang sebening embun
Seperti bahasa kasihku kemarin dan hari ini
bolehkah..
Hatiku menyapa tetap dengan cinta?

Sabtu, 03 November 2012

Jangan Terlalu Cepat Menilai Seseorang

Posted by Unknown Sabtu, November 03, 2012, under ,,, | No comments


Di sebuah gerbong kereta api yang penuh, seorang pemuda berusia kira-kira 24 tahun melepaskan pandangannya melalui jendela. Ia begitu takjub melihat pemandangan sekitarnya. Dengan girang, ia berteriak dan berkata kepada ayahnya

”Ayah, coba lihat, pohon-pohon itu, mereka berjalan menyusul kita."

Sang ayah hanya tersenyum sambil menganggukkan kepala dengan wajah yang tidak kurang cerianya. Ia begitu bahagia mendengar celoteh putranya itu.

Di samping pemuda itu ada sepasang suami-istri yang mengamati tingkah pemuda yang kekanak-kanakan itu. Mereka berdua merasa sangat risih. Kereta terus berlalu. Tidak lama pemuda itu kembali berteriak.
“Ayah, lihat itu, itu awan kan? Lihat, mereka ikut berjalan bersama kita juga."

Ayahnya tersenyum lagi menunjukkan kebahagiaan.

Dua orang suami-istri di samping pemuda itu tidak mampu menahan diri, akhirnya mereka berkata kepada ayah pemuda itu.

“Kenapa Anda tidak membawa anak Anda ini ke dokter jiwa?”

Sejenak, ayah pemuda itu terdiam. Lalu ia menjawab, “Kami baru saja kembali dari rumah sakit, anakku ini menderita kebutaan semenjak lahir. Tadi ia baru dioperasi, dan hari ini adalah hari pertama dia bisa melihat dunia dengan mata kepalanya."
Pasangan suami itu pun terdiam seribu bahasa.

Sahabat Dunia Aksara, setiap orang mempunyai cerita hidup masing-masing, oleh karena itu jangan memvonis seseorang dengan apa yang Anda lihat saja.

Barangkali saja bila Anda mengetahui kondisi sebenarnya Anda akan tercengang. Maka kita perlu berpikir sebelum berbicara.

Jumat, 02 November 2012

Kemampuan Diri

Posted by Unknown Jumat, November 02, 2012, under ,, | No comments


Tidak ada yang bisa membuatmu merasa rendah diri, kalau kau sendiri tidak membiarkannya.
--- Eleanor Roosevelt

Rendah diri atau minder seringkali menghinggapi hati manusia tanpa memandang status sosial maupun strata pendidikannya. Penyakit emosi yang satu ini timbul karena manusia yang bersangkutan melihat dirinya kecil dibanding manusia lain di lingkungannya. Sejatinya semua manusia sama di mata Tuhan. Masing-masing kita adalah spesial, dan telah diciptakan sesempurna-purnanya bentuk.

Lalu apa yang membuat kita merasa terkucil? Tiada lain adalah cara kita memandang diri sendiri. Fokus kepada kekurangan tanpa melihat potensi diri bahkan malas menggali dan mengembangkan kemampuan pribadi.

Bersyukurlah kepada Tuhanmu. Bersyukurlah dengan memulai pagi ini dalam ketetapan hati; jika orang lain bisa, kenapa saya tidak.

Sabtu, 27 Oktober 2012

Combro

Posted by Unknown Sabtu, Oktober 27, 2012, under , | No comments



Bahan:

1 kg singkong parut
½ butir kelapa parut
1 sendok teh garam

Isi:

4 butir bawang merah
2 siung bawang putih dihaluskan
1 mangkok kecil tempe bungkil/oncom (potong kecil-kecil)
Cabai rawit sesuai selera
3 batang daun bawang dirajang
3 batang daun seledri dirajang

Bumbu:

Garam, merica, kecap manis

Cara membuat:

- Singkong parut dicampur bersama kelapa parut, garam.

- Tumis bawang merah dan bawang putih halus, lalu masukkan oncom, garam, merica, kecap manis, cabai rawit,daun bawang dan seledri.

- Ambil adonan sebesar bola pingpong, pipihkan dan isi dengan adonan isi, lalu bentuk bulat lonjong kemudian, goreng dalam minyak panas.

Ketika Rindu Datang

Posted by Unknown Sabtu, Oktober 27, 2012, under ,, | No comments


Rindu bagaikan rantai yang tak pernah putus
Melilit di tiang hati, di tiang ilusi
Sesekali disinggahi burung yang mengelakkan kabut
Pada dinginnya pagi yang menghadang bias mentari

Rindu bagaikan bangunan yang kokoh tak bisa tumbang
Tegak di tengah kota kehidupan, di sepanjang masa usia
Di situ tergantung kerlap-kerlip lampu kenangan dan ingatan
Biarpun hari semakin tua kelam dan usang

Rindu bagaikan lorong-lorong yang tak pernah tertutup
Dari musim ke musim ia menjadi laluan
Pengelana yang mencari cintanya yang hilang
Di hamparan ilalang yang telah bertukar warna
Pohon dan bunga, daun silih berganti segar, lalu layu dan kuncup

Rindu bagaikan musim yang tak pernah tenteram
Resah datang gelisah berulang menelisik, mengusik
Hanya dzikir dan doa menjadi penawar pereda perih
dan sakit
Terkadang puisi menjadi nyanyian yang mengharukan
Dalam sunyi tak terasa bulir-bulir kristal menitik

: ... oh rindu

Kisah Desa Monowi, Desa Tersepi di Dunia

Posted by Unknown Sabtu, Oktober 27, 2012, under , | No comments


Kisah Desa Monowi, Desa Tersepi di Dunia dengan Satu Orang Penduduk
Dipublikasikan untuk Dunia Aksara oleh Team Editor

Kalau di Indonesia sebuah Desa biasanya paling tidak terdiri dari 500 Kepala kelaurga dengan jumlah penduduk lebih dari seribu Orang sampai dengan lima ribuan penduduk, tapi itu di Indonesia, kenyataan di Negerinya Paman Sam Amerika Serikat ada sebuah Desa yang berpenduduk hanya satu Orang, menyaksikan ini Saya jadi tertegun dan berpikir jangan-jangan Desa tersebut dipenuhi oleh hantu-hantu gentayangan, dan dracula sehingga para penduduknya meninggalkan Desa, tapi pikiran tentang hentu atau dracula langsung hilang ketika membaca artikel yang dimuat publicbroadcasting.net berceritra tentang Desa Monowi.

Diberitakan bahwa Desa Monowi yang terletak di daerah bagian Nebraska Amerika Serikat hanya berpenduduk satu Orang bernama Elsie Eiler, berusia 77 Tahun, karena Elsie hanya tinggal seorang diri maka tentu dengan sendirinya Dia adalah Mayor ( Kepala Desa ) Monowi yang juga merangkap sebagai penduduk satu-satunya Desa yang memerintah dirinya sendiri, aneh kan ?

Dikabarkan pula bahwa Elle tinggal seorang diri di satu-satunya rumah yang ada di Monowi rumah berjalan yang terbuat dari kayu ( Mobile Home ) miliknya yang berukuran satu blok layaknya body mobil truk, rumah Elle adalah satu-satunya rumah yang masih tersisa di Monowi. Dirumah itu pula Elle membuka Warung dan perpustakaan desa yang dipenuhi kurang lebih 500 buku bacaan yang berjejal memenuhi rak-rak dalam rumah kecilnya.

Buku-Buku itu diwariskan oleh Almarhum suami Elle seorang kutu buku yang tentu sangat rajin membaca sepeninggal Sang Suami Elle menjadi hidup sebatang kara di Desa tersepi di Dunia ini. Walau kini Monowi hanya berpenduduk satu Orang saja tapi bukan berarti sejak semula Desa itu sebegitu sepinya dikabarkan bahwa pada tahun 1930 Desa Monowi mencapai tingkat tertinggi dalam populasi penduduk dengan jumlah sekitar 130 Orang, akan tetapi karena penduduk Monowi banyak yang pergi meninggalkan Desanya urbanisasi ke Kota-Kota yang lebih menjanjikan memberikan pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik sehingga anti klimaksnya terjadi pada tahun 2000 Desa Monowi hampir kehilangan penduduk akibat urbanisasi dan yang tersisa tinggal 2 Orang adalah pasangan suami isteri tanpa anak Rudy dan Elsie Eiler.

Pada tahun 2004 Rudy kemudian berpulang meninggalkan sang Isteri Elsie Eiler seorang diri di Desa kelahiran mereka Monowi, sejak itu Elsie adalah penduduk satu-satunya Desa Monowi sampai saat sekarang ini sunggu ironis mengharukan.

Yang Aneh Eiler yang kepala Desa dan hidup seorang diri sebagai warga Monowi setiap tahunnya , dia menaikkan pajak atas dari dirinya untuk menjaga empat lampu jalan dan beberapa fasilitas dasar lainnya agar tetap berfungsi. Dia menjalankan bisnis Monowi Tavern. Dia memberikan lisensi terhadap usaha minuman keras miliknya , juga memilih dirinya sebagai “Kepala Desa”. Pelanggannya datang dari jalan raya yang melewati Desa Monowi atau dari kota-kota kecil lainnya yang ada disekitar Monowi.

Menyimak berita atau cerita ini adalah gambaran ekstrim, dimana tidak adanya pembangunan di Desa Monowi yang membuat penduduk Desa ini hijrah ke Kota-Kota besar, Kota Monowi bisa menjadi peringatan bagi kita semua dan berharap Pemerintah menggalakkan pemerataan pembangunan hingga kepelosok tanah air untuk memudahkan masyarakat memperoleh pekerjaan dan kesempatan berusaha sehingga penduduk Desa tidak meninggalkan Desanya mencari kehidupan yang lebih layak di kota-kota besar.

Ketika Pagi

Posted by Unknown Sabtu, Oktober 27, 2012, under , | No comments


Sudah pagi... Semakin tak terperi, masih kulihat kunikmati namun belum saja terobati
Pada semak katanya, pada rimbun ceritanya aku menjumpainya dengan diam
Kutelusuri dengan rasa... Sungguh tak terkata
Tak kutemukan bulan atau matahari namun jumpa dengannya adalah sama

Duhai kau!
Telah lihat, sajakku mulai mengurus, membuatku menjerit pada lebatnya hujan keberanian
Pada berjuta kata beribu kalimat, aku tak akan mengatupkan rahang sebelum memanggilmu
Ketika kata menyanyikan lagu dengan kalimat rindu
Setelah sekian kali bertukar cerita bertukar senyuman
Kau, tak terlupakan

Sekian pekan, tanpa bisikkan
: aku rindu kau pujaan

Kamis, 25 Oktober 2012

IQ Gadis 12 Tahun Ini Lebih Tinggi dari Einstein

Posted by Unknown Kamis, Oktober 25, 2012, under , | No comments


IQ Gadis 12 Tahun Ini Lebih Tinggi dari Einstein
Dipublikasikan untuk Dunia Aksara oleh Team Editor

Pernah mengukur berapa IQ Anda? Rata-rata nilai IQ manusia adalah 100, dan ini sudah masuk dalam kategori normal, cerdas rata-rata. Semakin tinggi nilai IQ, semakin cerdas. Kenal Albert Einstein dong? Ilmuwan jenius tersebut memiliki IQ 160.

Hanya sedikit orang yang diberi berkah kecerdasan jauh di atas rata-rata, gadis ini salah satunya. IQ yang dia miliki 162, 2 poin lebih tinggi dibandingkan Einstein. Nama sang gadis adalah Olivia Manning dari Liverpool, usianya baru 12 tahun dan masih sekolah. Otomatis, Olivia masuk dalam jajaran orang dengan intelegensi tinggi, hanya satu persen dari penduduk dunia yang memiliki kemampuan ini, dilansir Dailymail.

Dengan kemampuan yang dimiliki, Olivia mendapat kehormatan untuk bergabung dalam Mensa, sebuah organisasi yang hanya bisa diikuti oleh mereka yang jenius, dengan kemampuan otak yang sangat cemerlang. Kecerdasan yang dimiliki gadis yang memiliki senyum manis ini membuatnya menjadi selebriti di sekolah, yaitu North Liverpool Academy di Everton.

"Banyak orang yang datang dan meminta bantuan untuk mengerjakan PR mereka. Saya senang tantangan dan membuat kepala saya berpikir," ujarnya. Dengan IQ yang tinggi, tidak heran jika Olivia sangat mudah menyerap berbagai informasi baru, nilai-nilai pelajarannya yang membuat banyak orang iri.

Kepala sekolah, Kay Askew mengatakan bahwa klub Mensa akan memberi dukungan pada siswa, sehingga mereka bisa unggul dan menjadi yang terbaik di dunia. Kita tunggu saja, prestasi apa yang akan diciptakan Olivia Manning. Semoga prestasi itu berguna untuk kehidupan seluruh warga dunia.

Selasa, 23 Oktober 2012

Perjalananku Berbeda Denganmu

Posted by Unknown Selasa, Oktober 23, 2012, under | No comments


Sejauh ini, dalam perjalanan ini kutemukan lagi serpihan hati yang hilang. Serpihan hatiku yang terselip di berbagai hati yang pernah kutinggali. Hati yang pernah kuendus baunya. Hati yang pernah jadi tempat berbagi. Perjalanan ini bukan sekedar perjalanan mengumpulkan udara, tetapi ini perjalanan yang berbicara. Tentang koper yang diseret seperti ra
nting-ranting patah di bulan Oktober. Tentang puluhan botol air mineral yang jatuh di tong sampah setelah tetes-tetesnya membasahi gigi geligiku. Tentang kepunahan hujan saat berhasil kutangkap di sela jari. Atau tentang jaket kulit yang pedas menggigit kulit sampai melepuh.

Aku mencium wangi laut dan menelan cakrawalanya. Membenamkan diri di senja berwarna kuning yang malu-malu. Menikmati keluguan cinta yang mengagumkan; yang memotong malam seperti cheese cake sampai ke potongan terkecil lalu lumer dalam kuluman. Menjadi tamu kehormatan di antara para bintang yang bertaburan; membuatku malu karena terkadang kutemukan diriku sulit hidup sebagai bajingan terhormat. Menemukan puluhan pesan di semua alat komunikasiku yang mendendangkan lagu tapi tak mampu kubalas gemanya.

Waktuku, memang berbeda dengan waktumu. Aku melompati waktu-waktu itu, mempermainkannya seperti bajak laut beringas. Aku meninggalkan cetakan jejak-jejak kakiku di setiap sudut yang tak mampu kau deteksi. Perjalananku telah berakhir di sini. Aku akan meninggalkan dunia yang hiruk pikuk tapi sangat puitis.

Selamat jalan diriku.
Selamat menembus angin, semesta, dan samudra hamparan makna.
"Welcome home, myself."

Senin, 22 Oktober 2012

Manfaat Bawang Putih dan Bawang Merah

Posted by Unknown Senin, Oktober 22, 2012, under , | No comments

Bawang merah dan bawang putih merupakan tanaman yang sering dijadikan sebagai ramuan tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit. Selain itu ramuan tradisional ini telah digunakan secara turun menurun dalam perawatan bayi.

Manfaat bawang merah dan manfaat bawang putih sangatlah banyak. Hal tersebut dapat diketahui dari kandungan zat yang ada dalam bawang putih dan bawang merah. Bawang putih sendiri mengandung beberapa zat positif seperti kalsium, saltivin, sulfur, fosfor, zat besi, protein, vitamin A, vitamin B, dan vitamin C.

Manfaat bawang putih untuk bayi diantaranya:

Melancarkan peredaran darah bayi karena mengandung zat anti kolesterol.
Mengandung vitamin A sehingga sangat baik untuk perkembangan organ mata bayi.
Dapat berperan sebagai antibakteri dan antibiotik, sehingga meningkatkan daya tahan tubuh bayi.
Kandungan sulfur dalam bakteri dapat membunuh virus penyebab flu dan batuk.
Membantu kerja usus bayi sehingga metabolisme pencernaan dalam lambung menjadi lancar dan kesehatan lambung dapat terjaga.
Parutan bawang putih dapat mengatasi berbagai gangguan kulit seperti luka, iritasi, memar, dan penyakit herpes (karena bawang putih dapat membunuh virus herpes).

Beberapa manfaat bawang putih tersebut dapat menjadi pertimbangan ibu untuk mulai mengenalkan bawang putih pada pada bayi yang sudah mulai mendapat asupan makanan. Untuk memperoleh manfaat bawang putih tersebut ibu dapat menambahkan sedikit bawang putih pada bubur bayi atau makanan lain yang dikonsumsi bayi.

Sedangkan bawang merah memiliki kandungan zat seperti fosfor, niacin, vitamin C, Sulfur, kalsium, enzim alinase, minyak atsiri, asam fenol, dan pektin. Zat-zat tersebut dapat memberikan manfaat positif bagi bayi.

Manfaat bawang merah untuk bayi:

Parutan bawang merah dapat menurunkan demam pada bayi. Parutan bawang merah tersebut dicampur dengan minyak zaitun dan minyak telon, lalu oleskan pada seluruh permukaan tubuh bayi yang terkena demam.
Dapat mengatasi perut kembung dan masuk angin pada bayi dengan cara mengoleskan bawang merah yang telah dihaluskan pada perut bayi.
Kandungan minyak atsiri dalam bawang merah dapat berperan sebagi antibakteri dan antiseptik.
Bawang merah dapat melancarkan sirkulasi darah pada tubuh bayi.
Dapat mengatasi berbagai penyakit yang sering menimpa bayi seperti batuk, pilek, dan cacingan.

Setelah diketahui manfaat bawang merah dan bawang putih yang sangat positif bagi bayi, maka tidak ada salahnya bagi ibu mencoba beralih ke ramuan tradisional untuk perawatan bayinya.